Fanfiction | Belajar Naik Sepeda | Lusi Widya
“BELAJAR NAIK SEPEDA”
Pada tanggal yang pasti bukan tanggal hari ini ,ada
sebuah pengalaman yang sangat unik dan menarik. Pada waktu itu saya ingat, hari
itu tanggal 40 tahun 1330.Itupun bisa di tawar maunya kalian tanggal berapa? Terserah
kalian yang penting tanggalnya ada angkanya itu saran saya. Pada waktu itu saya
bermain dengan temanku bukan teman mu yang pasti. Saya mempunyai keinginan
untuk belajar mengendarai sepeda dengan baik dan benar. Namun apa daya, sepeda
saya eh lupa bukan sepeda saya tapi sepeda orang tua saya, masih terlalu keren
bagi saya ,saking kerennya saya gak bisa mengendarai nya ,karena apa sepeda
orang tua saya gak ada starternya yang
itu tuh … bahasa yunaninya gokglekan .
Pada waktu itu kan saya
juga bisa di bilang gaul dan keren. Saya mencoba mengendarainya. Namun apa daya
saya tidak bisa .Seperti yang saya bilang tadi bahwa saya bermain dengan teman
saya bukan teman anda. Dia membantu saya
untuk menggoglekan sepeda tadi. Saya memasukkan gigiknya yang pertama langsung
ngegas sepontan saya berkata “eh lakok
mencolot ngene to ,pyeto motor iki kok gak iso di ajak kekancan” lalu saya
memita pertolongan sama teman saya tadi dan dia membantu saya ,saya pun lega dan
orang alai sering menyebut “LEGO”.
Saya
pun terdiam sejenak dan membisu tak ada satu patah kata yang terlontar dari mulut
manisku ini. Anda tau apa yang sedang saya fikirkan?. Pada waktu itu saya
berfikir letak rem sepeda motor ini di mana ya?. Kenapa sepedanya kok ada
remnya?. Setelah saya merenung sejenak saya pun di panggil temanku yang tadi
,kata temanku, Saya mau di ajari naik sepeda motor.Itu pun kalau mu mengajari
kalau tidak bagaimana ya?. Dengan mukakku yang imut dan menarik itu, saya
menghampiri temanku tadi.Setalah itu
saya mencoba menyalakan sepeda tapi tidak bisa. Akhirnya saya minta bantuan
kepada temanku tadi. Saya di bantu untuk menyalakan sepedaku. Perlahan –lahan
teman saya mengarahkan kepadaku. Bagaimana cara mengendarai sepeda dengan baik
dan benar?. Menurut saya cara itu baik dan benar. Entah menurut kalian gimana
aku gak tau.Pada waktu itu aku di ajari di depan rumah dan aku masukkan
gigiknya yang pertama.Saya fikir sepeda
motor itu bisa di ajak berteman
tetapi ternyata tidak.
Ketika
saya sudah di beri tahu tentang semuanya lalu saya mengendarai motor tersebut
dengan santainya dan sok kerennya .Padahal saya gak keren cuman pede ngaku
keren ajah. Ketika sampai di jalan yang
curam sayapun kaget, kalian pasti tau kan efek dari kaget itu apa?. Saya lupa
dimana letak remnya tadi ? Temanku mencoba mengarahkan kepada saya, agar tetap
santai. Lalu saya mencoba dan saya berhasil serta patut diberi
penghargaan .Saya tau letak remnya di mana .
Setalah
berulang kali mencoba dan mencoba lagi saya jatuh. Saya berusaha untuk bangkit dan akhirnya saya bisa sekarang mengendarai sepeda dengan
baik. Alhamdulillah bisa benar itu
berkat doa kalian semua terimakasih kawan .
By : Lusi Widya Ningrum
Komentar